Your Ad Here

Kamis, 11 November 2010

Proposal. Contoh Proposal. Proposal pencarian dana. Tugas Sekolah. Proposal Bantuan Gubernur. Proposal LPK. Proposal Lembaga

Proposal. Contoh Proposal. Proposal pencarian dana. Tugas Sekolah. Proposal Bantuan Gubernur. Proposal LPK. Proposal Lembaga. 
Ringkasan Eksekutif


Pengangguran merupakan salah satu masalah pokok di Indonesia. Salah satu sebab tingginya angka penganggguran adalah rendahnya kualitas pendidikan dan keterampilan yang di miliki oleh masyarakat. Terlebih lagi bagi masyarakat pedesaan, minimnya akses informasi dan teknologi menyebabkan rendahnya keterampilan yang dimiliki oleh masyarakat pedesaan. Di sisi lain, penyelenggara pendidikan terbentur masalah tingginya biaya operasional dan pengadaan sarana  pendukung yang kurang memadai.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga akhir 2009 tercatat 2,2 juta penduduk Jawa Barat masih berstatus pengangguran. Sementara berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar,4 juta penduduk setengah menganggur.
Permasalahan pengangguran tidak hanya tanggung jawab pemerintah. Begitu pula dengan upaya penyelesaian masalah tersebut. Dibutuhkan peranan semua pihak, termasuk perusahaan swasta, lembaga swadaya dan tentunya peran aktif masyarakat itu sendiri. 
Dalam rangka turut berperan aktif dalam upaya peningkatan skill masyarakat pedesaan khususnya kemampuan bidang komputer, LPK MADANI sebagai Lembaga Pendidikan dan keterampilan yang berlokasi di daerah pedesaan memandang perlu  adanya program pelatihan komputer secara terpadu, biaya ringan dan bersifat masal.  Untuk itu diperlukan adanya penambahan sarana pendidikan yang diperkirakan membutuhkan biaya dengan anggaran sebesar Rp. 70.000.000,-.  


  


Daftar Isi


Ringkasan Eksekutif.............................................................      1
Daftar isi..........................................................................      2
Latar Belakang...................................................................      3
Permasalahan....................................................................      4
Alternatif Penyelesaian Masalah..............................................      4
Tujuan.............................................................................      5
Aktivitas..........................................................................      5
Jadwal Program.................................................................      5
Anggaran Program...............................................................      5
Kesimpulan.......................................................................      6
Lampiran-lampiran..............................................................      7

Latar Belakang


Permasalahan pengangguran merupakan permasalahan yang sangat kompleks. Didalamnya terkandung berbagai permasalahan klasik yang hingga saat ini masih sulit untuk dicari solusinya. Meski ada upaya yang mengarah pada perbaikan kualitas hidup masyarakat termasuk tingkat pengangguran di dalamnya, namun upaya tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama.
Berbagai kebijakan telah dilakukan oleh pemerintah. Termasuk diantaranya dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak seperti lembaga non pemerintah baik dalam dan luar negeri, lembaga swadaya masyarakat dan menyelenggarakan program-program berbasis kemasyarakatan langsung.
Pengangguran tidak bisa lepas dari permasalahan peluang kerja. Dan peluang kerja tidak bisa lepas dari permasalahan skill atau kemampuan para pencari kerja. Di era globalisasi, penguasaan teknologi komputer sudah menjadi kebutuhan pokok. Karena segala aspek kehidupan seperti, pendidikan, informasi, kesehatan, produksi, perbankan, pemasaran hingga pengelolaan unit usaha mikro sudah menggunakan teknologi  komputer.
Masyarakat pedesaan yang minim dengan pengetahuan teknologi komputer, selalu menjadi bagian unit kerja yang berat. Buruh dengan gaji terendah, pekerjaan  kasar dan aktivitas yang beresiko tinggi.
Untuk itu, sebagai upaya peningkatan kemampuan di bidang komputer dipandang perlu dilakukan pelatihan komputer dengan biaya rendah yang dapat dijangkau masyarakat hingga pelatihan gratis bagi masyarakat yang tidak mampu.
Pelatihan secara terpadu dan masal sangat efektif untuk menekan tingginya biaya penyelenggaraan program. Di sisi lain lembaga kursus yang ada di pedesaan terkendala oleh minimnya perangkat pendukung pelatihan tersebut. Dalam hal ini perlu adanya sinergi antara lembaga kursus dan pemerintah. Sehingga penanganan masalah rendahnya kemampuan masyarakat bidang teknolohgi komputer bisa lebih terarah, tepat sasaran dan memperoleh hasil yang optimal.
Permasalahan
Rendahnya skill masyarakat pedesaan dibidang teknologi komputer. Sehingga mereka tidak mampu bersaing di dunia kerja. Disisi lain, lembaga kursus di pedesaan terkendala masalah perangkat pendukung sehingga pelatihan cenderung hanya dilakukan bagi sekelompok kecil masyarakat mampu. Tak hanya itu Kecamatan “NAMA KECAMATAN” yang terletak jauh dari kota Kabupaten menyebabkan minimnya akses informasi usaha dan sulitnya memperoleh peluang kerja.
 
Alternatif Penyelesaian Masalah
Permasalahan rendahnya kemampuan keterampilan masyarakat pedesaan sebenarnya sangat mungkin dilakukan. Hal ini akan lebih efektif dan tepat sasaran apabila setiap pihak yang memiliki kepedulian terhadap masalah ini bersinergi dengan baik. 
Pemerintah memiliki kebijakan dan program peningkatan kemampuan masyarakat di berbagai bidang termasuk bidang teknologi komputerisasi. Lembaga kursus memiliki peran yang sama secara teknis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dan para  relawan yang memiliki antusiasme tinggi untuk berbagi pengetahuan juga tidak sedikit. Ketika komponen ini bisa menyatu dan bekerja sama untuk saling melengkapi peranan satu dengan yang lain, akan memberikan dampak yang lebik besar bagi masyarakat.
LPK MADANI sebagai lembaga pendidikan dan keterampilan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat pedesaan, dengan secara swadaya telah melakukan upaya tersebut. Menyelenggarakan pelatihan komputer murah, melaksanakan program pelatihan  komputer gratis yang dipadukan dengan materi pengembangan kepribadian dan kecakapan hidup.
Namun upaya tersebut akan lebih maksimal dan terasa manfaatnya oleh masyarakat lebih luas apabila ada dukungan dari berbagai pihak termasuk peranan pemerintah. LPK MADANI telah memiliki komitmen dengan para relawan untuk berperan aktif dalam upaya peningkatan kemampuan  masyarakat khususnya bidang teknologi komputer.
Dan pengadaan sarana pendidikan yang memadai akan lebih memaksimalkan pelaksanaan program dan kualitas hasil pelaksanaan program.
Tujuan
1.    Tujuan umum
Menjadi bagian dalam upaya peningkatan kemampuan (skill) masyarakat dalam bidang teknologi komputer.  Mempersiapkan tenaga terampil yang siap terjun di dunia kerja berbasis komputerisasi.
2.    Tujuan Khusus
a. Mengubah pola pikir masyarakat tentang teknologi komputer yang terkesan sulit dan hanya diperuntukan bagi masyarkat menengah ke atas.
b. Meningkatkan skill masyarakat khususnya bidang teknologi komputer
c. Memberikan akses informasi bidang teknologi dan komputer bagi segenap lapisan masyarakat.
d. Dalam program ini menargetkan mampu mendidik sebanyak 60 pemuda siap kerja yang menguasai program aplikasi computer perkantoran.

Sasaran
Sasaran dari program ini adalah masyarakat muda siap kerja dari usia minimal 18 tahun. Diutamakan masyarakat muda siap kerja baik yang sudah lulus sekolah maupun yang masih sekolah namun belum mampu menguasai teknologi computer. 

Aktivitas
1. Penataan ruang pelatihan
2. Pengadaan sarana pendukung pelatihan 
3. Rekrutmen dan pelatihan relawan serta publikasi program
4. Pelaksanaan pelatihan percontohan
5. Evaluasi pelaksanaan program dan perencanaan program lanjutan

Jadwal Program
Program akan dilaksanakan selama 4 bulan. Daftar rencana program terlampir.


Anggaran Program
Anggaran yang dibutuhkan dalam pelaksanaan program sebesar                      Rp. 70.000.000,-  (Tujuh Puluh Juta Rupiah)
Dengan komponen anggaran sebagai berikut :
1.    Pengadaan sarana pendukung pelatihan Rp.49.750.000,-
2.    Pelatihan program percontohan 40 orang Rp. 10.000.000
3.    Pelatihan relawan program untuk 10 orang Rp. 6.750.000,-
4.    Penataan ruang pelatihan sebesar Rp. 3.500.000,-
Rencana anggaran biaya terlampir.

Kesimpulan

Peningkatan skill masyarakat pedesaan merupakan tanggung jawab bersama. Program-program strategis yang dilakukan pemerintah Provinsi Jawa Barat, akan menghasilkan peningkatan kualitas skill masyarakat yang signifikan apabila bersinergi dengan para pengelola pendidikan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Pengembangan  dan peningkatan kualitas unit lembaga pendidikan dan keterampilan akan menjadi penopang peningkatan kualitas skill masyarakat yang optimal dan berkesinambungan.


“NAMA kabupaten”,    Maret 2010
Lembaga Pendidikan Keterampilan
LPK MADANI




“NAMA PIMPINAN”
Ketua

0 komentar:

Poskan Komentar

Oke Time